Hattrick, dalam dunia sepak bola, istilah biasa dikenal jika salah satu pemainnya berhasil mencetak 3 gol selama pertandingan berlangsung. Kini istilah tersebut menjadi judul sebuah film dari rumah produksi MVP Pictures (yang tahun ni telah memproduksi Ummi Aminah, Pulau Hantu 3 dan Misteri Pasar Hantu Malam).
Sebuah tim Underground Futsal bertaraf internasional yg setiap tahun selalu mengadakan turnamen tanpa diketahui orang banyak. Dari tim Indonesia sendiri dilatih oleh Pak Toro, dgn asuhan perintah dari Bu Boss, yg notabene begitu gigih ingin melanjutkan semangat alm. suaminya sewaktu hidup terhadap dunia futsal. Anak didik Pak Toro yg terdiri dari Samuel, Halil, Alung, Anand, dan Markus ni memiliki karakter yg berbeda-beda, sehingga untuk menghilangkan ego mereka masing-masing rasanya cukup susah buat Pak Toro.
Belum lagi adanya problematika dari masing-masing para pemain yg terkadang mempengaruhi konsentrasi di saat latihan ataupun pertandingan. Persaingan pun semakin sengit ketika mereka harus melawan tim lain untuk dapat dipilih mewakilkan Indonesia di ajang Underground Futsal tersebut. Disinilah tugas Pak Toro sebagai pelatih untuk melakukan yg terbaik buat timnya. Akankah berhasil?
HATTRICK. Sebuah film futsal pertama di Indonesia yg dikemas oleh sutradara baru Robert Ronny. Hattrick bisa dibilang bukanlah karya debut beliau, karena di film Dilema beliau sudah memberikan daya kreativitasnya ke dalam film tersebut. Di film keduanya kali ini, Robert nampaknya terlihat sekali belum terlihat menampilkan keutuhan film yg menghibur. Agak cukup disayangkan dan dipertanyakan pd adegan-adegan tertentu yg sebenarnya bisa dihilangkan agar film ni terlihat jauh lebih baik. Sebut saja ya, ada unsur boyband di dalam film ini. Kalau saja ide cerita tak mengikuti trend saat ni (boyband dalam film), pasti akan jauh lebih menghibur. Masih banyak jalan alternatif lain kok, contohnya pelukis / seniman lainnya, bukan?
Dari segi drama, film ni memberikan pas dan tak terlalu berlebihan. Kenakeragaman yg ingin ditujukan di film ni rasanya kurang terlihat maksimal. Kenapa cuma agama dari Alung yg terlihat begitu diekspos? Apa pemain lainnya tak memilih agama? Ini bisa menjadi pertanyaan loh. Selain itu yg cukup membingungkan dari film ni adalah para pemain ketika latihan futsal terlihat seperti anak baru bermain futsal pertama kali. Ketika latihan, pengambilan kamera pun terlihat tak natural, alhasil pemain terlihat tak serius ketika bermain futsalnya. Bagian yg tak penting lainnya adalah ketika melakukan pemilihan pemain, bagian itu entah kenapa jadi terlihat garing dan jayus yak? Semua terlihat maksa dan buru-buru begitu saja.
Unsur Underground dari film ni cukup menarik, tapi sayangnya terlihat kurang gahar dan jatuhnya malah berlebihan. Ada unsur senjata, benda tajam pun hanya terlihat ajang pamer saja untuk membuktikan kalau film ni ada unsur Underground loh, sisanya? Nothing. Sepertinya cukup sekian dari gangguan dari film ini, sekarang dari kelebihan film ini. Para pemain cukup berhasil membawakan karakter mereka. Chemistry satu per satu para pemain pun terlihat juga cukup baik sepanjang film. Yang unik di film ini, Bu Boss tetap tampil elegan dgn baju kebaya walaupun menonton pertandingan futsal sekalipun. Sebagai ajang bukti rasa cinta terhadap produk karya negeri sendiri.
Deretan para pemain ada Arumi Bachsin, Denny Sumargo, Lukman Sardi, Ira Wibowo, Fauzan Nasrul, Lionil H Tikoalu, Dion Wiyoko, Amrit Punjabi, Mikael Jakarimilena, dan Pong Hardjatmo. Sebagai bintang baru di dunia perfilman Fauzan Nasrul cukup baik bermain di film ini, walaupun ada beberapa dialog yg kurang tegas dan jelas yg dicuapkannya jadi kurang paham apa yg diomonginnya. Mikael sebagai lulusan IDOL nampaknya ditugaskan di film ni hanya untuk diam saja. Hanya permainan ekspresi dan gerak tubuh yg diberikan Mikael di sepanjang film ini. Akhir kata, Hattrick sebagai film futsal pertama di Indoensia nampaknya cukup memberikan daya hibur tersendiri bagi penonton. Apalagi jika kalian pecinta dunia futsal, rasanya bisa terhiburlah ketika menonton film ni di bioskop kesayangan anda! :Salam JoXa:
7,5/10
Trailer: <iframe frameborder="0" height="270" src="http://youtube.com/embed/8xub7g4yOkY?fs=1" width="480"></iframe>

0 Response to "Review: Hattrick (2012)"
Post a Comment