MABUNG / molting / proses rontoknya bulu bulu lama yg akan di gantikan dgn bulu baru adlh siklus alami dari seekor burung, umumnya terjadi setahun sekali, tapi berbeda jenis burung berbeda pula siklus dan tata cara pergantian bulunya.
Saya mencoba memfokuskan pd proses pergantian bulu pd Murai Batu saja, kebanyakan Murai batu yg kita pelihara di rumah, proses mabungnya masih mengikuti pola mabung murai batu di hutan dimana saat makanan berlimpah dihutan, murai batu secara naluri siap untk melakukan pergantian bulu dan di lanjutkan dgn proses perkembang biakan. Untuk murai batu yg kita pelihara dari kecil/piyik/hasil dari breeding siklus mabungnya terkadang menyimpang dari pola mabung murai hutan, bisa lebih cepat / bahkan lebih lama tergantung penempatan/intensitas cahaya serta pengaturan pola makanan. Tapi secara umum pergantian bulu terjadi satu kali dlm setahun. Bagi para penghoby saat burung mabung adlh saat yg membosankan tapi jg saat yg ditunggu tunggu, dgn datangnya mabung merupakan saat yg baik untk mensetting ulang seekor murai batu dimana baik dan buruknya tergantung perawatan saat mabung.
RAWATAN MURAI BATU SAAT MABUNG:
YANG PERLU DIHINDARI SAAT PROSES MABUNG BERLANGSUNG:
Demikian sedikit proses penanganan untk murai batu saat dlm proses pergantian bulu (mabung/moulting) yg paling utama untk dijaga adlh usahakan murai batu saat mabung dlm kondisi tenang, nyaman, kecukupan nutrisi dan proses pembelajaran dgn cara perbanyak materi masteran yg pas dgn karakter suara murai batu itu sendiri.**
Baca Juga Artikel Terkait:
Pemasteran anakan Murai Batu Sejak Bayi
Jenis Pakan Untuk Anakan Murai Batu
Tips Penjodohan Untuk Mencetak Anakan Berkualitas Mental Lomba
Saya mencoba memfokuskan pd proses pergantian bulu pd Murai Batu saja, kebanyakan Murai batu yg kita pelihara di rumah, proses mabungnya masih mengikuti pola mabung murai batu di hutan dimana saat makanan berlimpah dihutan, murai batu secara naluri siap untk melakukan pergantian bulu dan di lanjutkan dgn proses perkembang biakan. Untuk murai batu yg kita pelihara dari kecil/piyik/hasil dari breeding siklus mabungnya terkadang menyimpang dari pola mabung murai hutan, bisa lebih cepat / bahkan lebih lama tergantung penempatan/intensitas cahaya serta pengaturan pola makanan. Tapi secara umum pergantian bulu terjadi satu kali dlm setahun. Bagi para penghoby saat burung mabung adlh saat yg membosankan tapi jg saat yg ditunggu tunggu, dgn datangnya mabung merupakan saat yg baik untk mensetting ulang seekor murai batu dimana baik dan buruknya tergantung perawatan saat mabung.
RAWATAN MURAI BATU SAAT MABUNG:
- Kondisikan murai batu dlm suasana yg tenang, sementara jauhkan dulu dari suara suara bising terutama knalpot kendaraan bermotor dan suara mesin yg keras.
- Krodong bisa di gunakan jika kita tak memiliki tempat khusus, tapi jika kita memiliki ruangan khusus dlm rumah yg sepi dari gangguan maka krodong boleh di gunakan setengah dan full saat malam saja.
- Jaga kebersihan kurung, pakan dan minum serta kebersihan EF yg digunakan.
- Hindari angin kencang, cuaca dingin, panas berlebih serta udara yg pengap dgn mengatur penggantangan dan penempatan burung.
- Cukupi kebutuhan nutrisi dgn memperbanyak EF (jangkrik, belalang, Kroto dsb) pemberian konstan tapi tak berlebihan
- Mandi dan jemur tetap dilakukan (mandi seminggu 1 sampai 2 kali saja) jangan dipaksakan biar burung mandi sendiri, penjemuran tiap hari tetap di lakukan tapi intensitasnya dikurangi cukup jemur saat matahari pagi saja sekitar pkl. 6.30 - 7.30 dgn lama penjemuran 5 menit
- Mandi beruguna untk membersihkan kotoran yg ada pd bulu terutama sisa sisa zat lilin yg masih melekat sedangkan penjemuran untk mencukupi kebutuhan akan vitamin D dan uga menghindari parasit yg biasanya menempel pd bulu burung.
- Gunakan satu tangkringan saja agar burung tak terlalu aktif bergerak
- Bersihkan kurung dan ganti pakan dan minum tiap hari saat pagi hari sebelum penjemuran
- Saat mabung adlh saat yg baik untk memaster murai batu dgn suara burung lain dgn tetap mengatur penempatannya agar tak saling lihat dulu.
- Proses multing dari mulai rontok bulu pertama sampai tuntas pergantian bulu baru biasanya sekitar 3 bulan dgn tambahan waktu 1 sampai 2 bulan untk proses pengeringan bulu baru.
YANG PERLU DIHINDARI SAAT PROSES MABUNG BERLANGSUNG:
- Jangan pernah iseng menangkap murai batu saat proses mabung belum tuntas
- Hindari menggantung di bawah asbes/seng yg bisa menghantarkan panas berlebih
- Jauhkan dari hembusan angin terutama angin malam
- Mengurangi EF sangat tak di anjurkan dan mengkonsumsi vitamin berlebih jg kurang baik
- Menumpuk kotoran dan selalu di krodong jg kurang baik, sesekali krodong di buka 1/4 bagian agar sirkulasi udara tetap terjaga tapi murai batu tetap tenang
- Jangan pernah iseng untk memancing murai batu yg masih proses mabung untk fight dgn murai batu lain
- Jangan pernah memandikan burung dgn cara di semprot jika kita tak pandai menggunakan dan mengatur cara penyemprotan yg benar. Kalaupun harus di semprot gunakan semprotan dgn cara di embunkan saja.
Demikian sedikit proses penanganan untk murai batu saat dlm proses pergantian bulu (mabung/moulting) yg paling utama untk dijaga adlh usahakan murai batu saat mabung dlm kondisi tenang, nyaman, kecukupan nutrisi dan proses pembelajaran dgn cara perbanyak materi masteran yg pas dgn karakter suara murai batu itu sendiri.**
Baca Juga Artikel Terkait:
Pemasteran anakan Murai Batu Sejak Bayi
Jenis Pakan Untuk Anakan Murai Batu
Tips Penjodohan Untuk Mencetak Anakan Berkualitas Mental Lomba

0 Response to "MURAI BATU MABUNG ? PERLU PERAWATAN EKSTRA"
Post a Comment